5 Jenis Alat Kontrasepsi Yang Aman Saat MenyusuiBagi ibu yang sedang menjalani masa-masa menyusui setelah melahirkan pastinya tidak akan siap bila hamil lagi. Untuk itu, dibutuhkan penggunaan alat kontrasepsi guna mencegah kehamilan. Namun, kondisi menyusui sangat rentan. Sehingga, diperlukan alat kontrasepsi yang aman saat menyusui yang tidak akan menimbulkan efek samping menghambat kegiatan menyusui bayi anda, seperti alat kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen yang dapat menurunkan produksi ASI. Apa sajakah jenis-jenis alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh ibu menyusui? Informasi lebih jelasnya dapat disimak di bawah ini.

 

Sebenarnya, pada umumnya semua alat kontrasepsi aman digunakan selama menyusui, namun ada beberapa alat kontrasepsi yang memiliki kandungan hormon estrogen yang dapat memberikan efek menurunkan jumlah produksi ASI, misalnya seperti koyo KB dan cincin vagina. Berikut ini, ada 5 jenis alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh ibu menyusui yang tergolong  alat kontrasepsi yang aman saat menyusui, yaitu:

  1. Alat kontrasepsi pil KB

Ada 2 jenis dari pil KB, yaitu pil kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron (progestin), serta pil mini yang hanya mengandung hormon progesteron (progestin). Untuk ibu yang sedang menyusui sebaiknya memilih jenis pil KB mini yang hanya mengandung hormon progesterone. Pil jenis ini tidak akan menyebabkan menurunnya produksi ASI namun malah dapat membantu produksi ASI.

  1. Alat kontrasepsi IUD / Spiral

Merupakan alat KB berbentuk huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim dengan penggunaan jangka panjang yang tidak permanen. Ada 2 jenis alatnya, yaitu: alat yang mengandung tembaga dan alat yang mengandung hormon progesteron (progestin). Kedua jenis alat tersebut tidak mempengaruhi produksi ASI sehingga aman digunakan untuk ibu menyusui.

  1. Alat kontrasepsi Implan

Alat implant ini mengandung hormon progesteron (progestin) yang pemasangannya ditempatkan di bawah kulit pada lengan atas. Alat kontrasepsi ini dapat mencegah kehamilan selama tiga tahun.

  1. Alat kontrasepsi Suntikan Depo Provera

Suntikan ini hanya mengandung hormon progesteron yang tidak akan mengganggu produksi ASI dan bisa dilakukan 3 bulan sekali. Namun, alat kontrasepsi ini memiliki kekurangan, yaitu dapat menyulitkan mengembalikan kesuburan setelah berhenti melakukan suntikan. Membutuhkan waktu sekitar 1 tahun untuk dapat mengembalikan kesuburan penggunanya.

  1. Alat kontrasepsi metode penghalang

Merupakan suatu metode guna menghalangi sperma masuk ke dalam rahim. Metode atau alat kontrasepsi ini tidak mengandung hormon sama sekali. Contohnya adalah kondom, diafragma, dan juga kap serviks.

 

Dari uraian kelima jenis alat kontrasepsi yang disebutkan diatas, intinya bagi ibu menyusui, sebaiknya memilih alat kontrasepsi yang tidak mengandung hormon estrogen. Sebab, hormon estrogen dapat memberikan efek samping menurunkan produksi ASI, sehingga dapat mengganggu kebutuhan ASI yang diberikan kepada buah hati. Akan lebih baik pula bila ingin menggunakan alat kontrasepsi konsultasikan dengan dokter mengenai alat kontrasepsi terbaik apa yang bisa digunakan saat menyusui sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

 

Demikianlah sekiranya informasi yang dapat disampaikan mengenai 5 jenis alat kontrasepsi yang aman saat menyusui. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat memberikan manfaat serta dapat menambah pengetahuan anda pembaca sekalian mengenai berbagai macam jenis alat kontrasepsi yang dapat digunakan secara aman oleh ibu menyusui yang tidak mengakibatkan berkurangnya produksi ASI. Jangan lewatkan pula informasi kesehatan lainnya yang akan kami sampaikan di laman ini.